

Di sudut Magelang, Jawa Tengah, tinggal seorang janda lansia bernama Ibu Mujinah. Ia hidup sebatang kara sejak suaminya meninggal dunia. Selama bertahun-tahun, ia hanya bisa berteduh di halaman belakang rumah tetangga, beratapkan terpal, tanpa dinding, tanpa privasi.

Namun di tengah keterbatasan itu, harapan tak pernah padam. Yayasan GSN yang diinisiasi oleh Bapak Prabowo hadir membawa perubahan nyata. Bantuan diberikan untuk membangun atap dan tempat tinggal layak bagi Ibu Mujinah.

Kini, ia tak lagi tidur di ruang terbuka. Ada atap yang melindungi dari hujan dan panas, ada ruang yang memberi rasa aman. Sebuah rumah sederhana, namun penuh arti.

Karena setiap orang, tak peduli usia atau keadaan, berhak atas tempat untuk pulang.
Penulis belum menulis tentang dirinya.